Kamis, 30 April 2015
Rabu, 22 April 2015
Paper
NAMA :
KHAIRIS AKLIMA
NIM : 140501100
UNIT / JUR : 3 /
SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM
KELOMPOK : 5
PERANG-PERANG
PADA ZAMAN RASULULLAH SAW
Sewaktu awal
perkembangan islam, Nabi Muhammad SAW tidak mau menghadapi agresi musuh islam
pada medan perang. Berikut ini beberapa perang yang dipimpin langsung oleh
langsung Nabi Muhammad SAW, yaitu:
1.
Perang Badar ( 17 Ramadhan 2 H )
Perang Badar
terjadi di Lembah Badar, 125 km Selatan Madinah. Perang Badar l terjadi pada
bulan Rabiul Awal tahun 2 Hijrah. Peristiwa ini di latarbelakangi oleh tindakan
Kirz bin Al-Fahri yang menyerang penduduk Madinah. Perang Badar merupakan
puncak pertikaian antara kaum muslimin Madinah dan musyrikin Quraisy Mekah.
Peperangan ini disebabkan oleh tindakan pengusiran dan perampasan harta kaum
muslimin yang dilakukan oleh musyrikin Quraisy.
Kaum muslimin
memang tidak berkumpul dalam jumlah besar dan tidak melakukan persiapan
sempurna. Mereka hanya memiliki dua ekor kuda milik Zubair bin Awwam dan Miqdad
bin Aswad al-Kindi. Disamping itu, mereka hanya membawa tujuh puluh onta yang
dikendarai secara bergantian. Setiap onta untuk dua atau tiga orang. Rasulullah
sendiri bergantian mengendarai onta dengan Ali dan Murtsid bin Abi Murtsid
Al-Ghanawi.
Perang Badar
2.
Perang Uhud
Perang Uhud
terjadi di Bukit Uhud. Perang Uhud di latarbelakangi oleh kekalahan kaum
Quraisy pada Perang Badar sehingga timbul keinginan untuk membalas dendam
kepada kaum muslimin. Pasukan Quraisy yang di pimpin Khalid bin walid mendapat
bantuan dari kabilah Saqib, Tihamah, dan Kinanah. Nabi Muhammad SAW segera
mengadakan musyawarah untuk mencari strategi
perang yang tepat dalam menghadapi musuh.
Perang Uhud
3.
Perang Tabuk ( 9 H
)
Perang ini
terjadi di kota Tabuk, yaitu perbatasan antara Semenanjung Arabia dan Syam (
Suriah ). Adanya peeristiwa penaklukan kota Mekkah membuat seluruh Semenanjung
Arabia berada di bawah pimpinan Nabi Muhammad SAW. Melihat kenyataan itu,
membuat Heraklius penguasa Romawi Timur, menyusun pasukan beesar untuk
menyerang kaum muslimin.
Pasukan muslim
kemudian menyiapkan diri dengan menghimpun kekuatan yang besar karena pada masa
itu banyak pahlawan islam yang menyediakan diri untuk berperang bersama Nabi Muhamad
SAW.
Perang Tabuk
4.
Perang Mut’ah
Perang Mut’ah terjadi karena Haris al-Ghassani
hijrah, menolak penyampaian wahyu dan ajakan masuk islam yang dilakukan Nabi
Muhammad SAW. Penolakan ini disampaikan dengan cara membunuh utusan Nabi
Muhammad SAW yang bernama al-Harits bin Umair. Pertempuran Mut’ah ini terjadi
tada 629 M atau 5 Jumadil Awal 8 H, di dekat kampung yang bernama Mut’ah, di
sebelah Timur Sungai Yordan dan al-Karak.
Perang
Mut’ah
5.
Perang Ahzab
Perang
Ahzab ini berlaku pada bulan Syawal tahun 5 hijrah bersamaan 627 Masehi.
Dinamakan perang Ahzab karena perang ini menghimpunkan banyak suku yang telah
bersekutu ( Ahzab ) untuk menyerang orang islam di Madinah. Dinamakn juga
perang khandak ( Parit ) karena tentara islam telah menggali parit disekeliling
kota Madinah untuk menghalang tentara musuh dari menceroboh dan menyerang
Madidah. Dengan bantuan Allah, tentara islam telah mendapat kemenangan walaupun
jumlah gabungan tentara Mekkah lebih besar.
Perang Ahzab
6.
Perang Hunain ( 8 Safar 8 H )
Perang Hunain
berlangsung antara kaum muslim dengan kaum Quraisy yang terdiri dari Babi
Hawazin, Bani Saqif, Bani Nasr, dan Bani Jusyam. Perang ini terjadi di Lembah
Hunain, sekitar 70 km dari Mekkah. Perang Hunain merupakan balas dendam kaum
Quraisy karena peristiwa Fath al-Mekkah.
Pada awalnya pasukan musuh berhasil mengacaubalaukan pasukan islam sehingga banyak pasukan islam
yang gugur. Nabi Muhammad SAW kemudian menyemangati pasukannya dan memimpin
langsung peperangan. Pasukan muslim akhirnya dapat memenangkan pertempuran
tersebut.
Perang Hunain
Langganan:
Postingan (Atom)



.jpg)

