Senin, 11 Mei 2015

 PAPER
NAMA                     : KHAIRIS AKLIMA
NIM                         : 140501100
UNIT / JUR             : 3 / SEJARAH KEBUDAAN ISLAM
MATA KULIAH     : APLIKASI TEKNOLOGI INFORMASI
KELOMPOK           : 5

JENIS-JENIS KEJAHATAN PADA KOMPUTER

Ada babarapa jenis kejahatan atau ancaman ( threats ) yang terjadi pada komputer yang dapat dikelompokkan dalam beberapa bentuk, antara lain :
1.                   Unauthorized Acces to Computer System and Service

Pada kejahatan ini dilakukan dengan memasuki  / menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Biasanya pelaku kejahatan ( hacker ) melakukannya dengan maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting dan rahasia. Kejahatan ini semakin marak dengan berkembangnya teknologi internet / intranet.
2.                   Illegal Contens

Kejahatan ini merupakan kejahatan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat di anggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Sebagai contohnya, pemuatan suatu berita bahong atau fitnah yang akan menghancurkan martabat atau harga diri pihak lain, hal-hal yang berhubungan dengan pornografi atau pemuatan suatu informasi yang merupakan rahasia negara, agitasi dan propaganda untuk melawan pemerintahan yang sah dan sebagainya.
3.                   Data Forgery

Kejahatan ini merupakan kejahatan dengan memalsukan data pada dokumen – dokumen penting yang tersimpan sebagai scripless dokumen melalui internet. Kejahatan ini biasanya ditujukan pada dokumen-dokumen e-commerce dengan membuat seolah-olah terjadi  ‘’salah ketik’’ yang pada akhirnya akan menguntungkan pelaku karena korban akan memasukkan data pribadi dan nomor kartu kredityang dapat saja disalah gunakan.
4.                   Cyber Espionage

Kejahatan ini merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki sistem jaringan komputer ( computer network system ) pihak sasaran. Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap saingan bisnis yang dokumen ataupun data pentingnya ( data base ) tersimpan dalam suatu sistem yang computerized ( tersambung dalam jaringan komputer ).
5.                   Cyber Sabotage and Extortion

Kejahatan ini dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet. Biasanya kejahatan ini dilakukan dengan menyusupkan suatu logic bomb, virus komputer ataupun suatu program tertentu, sehingga data, program komputer atau sistem jaringan komputer tidak dapat digunakan, tidak berjalan sebagaimana mestinya, atau berjalan sebagaimana yang dikehendaki oleh pelaku.
6.                   Offense againt Intellectual Property

Kejahatan ini ditujukan terhadap hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki pihak lain di inteernet. Sebagai contoh, peniruan tampilan pada web page suatu situs milik orang lain secara ilegal, penyiaran suatu informasi di internet yang ternyata merupakan rahasia dagang orang lain, dan sebagainya.
7.                   Infringements of Privacy

Kejahatan ini biasanya ditujukan terhadap keterangan pribadi seseorang yang tersimpan pada formulir data pribadi yang tersimpan secara computerized, yang apabila diketahui oleh orang lain maka dapat merugikan korban secara materil maupun immateril, seperti nomor kartu kredit, nomor PIN ATM, cacat atau penyakit tersembunyi dan sebagainya.
8.                   Cybercrime

Perkembangan internet dan umumnya dunia cyber tidak selamanya menghasilkan hal-hal yang positif. Salah satu hal negatif yang merupakan efek sampingannya antara lain adalah kejahatan di dunia cyber atau disebut juga dengan nama cybercrime. Hilangnya batas ruang dan waktu di internet mengubah banyak ha. Sebagai contoh adalah seoranf cracker di Rusia dapat masuk ke sebuah server di Pentagon tanpa izin.


Contoh kasus Kejahatan Cybercrime
Ø     Pencurian dan penggunaan account Internet milik orang lain

Salah satu kesulitan dari sebuah ISP ( Internet Service Provider ) adalah adanya account pelanggan mereka yang ‘’dicuri’’ dan digunakan secara tidak sah. Berbeda dengan pencurian yang dilakukan secara fisik, ‘’pencurian’’ account cukup menangkap ‘’userid’’ dan ‘’password’’ saja, hanya informasi yang dicuri.
Sementara itu, orang yang kecurian tidak merasakan hilangnya ‘’Benda’’ yang dicuri. Pencurian baru terasa efeknya jika informasi ini digunakan oleh yang tidak berhak.  Akibat dari pencurian ini, penggunaan dibebani biaya penggunaan account tersebut. Kasus ini banyak terjadi di ISP. Namun yang pernah diangkat adalah penggunaan account curian oleh dua warnet di Bandung.
Ø     Membajak Situs Web

Salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh cracker adalah mengubah halaman web yang dikenal dengan istilah deface. Pembajakan dapat dilakukan dengan mengeksploitasi lubang keamanan. Sekitar 4 bulan yang lalu, statistik di Indonesia menunjukkan satu situs web dibajak setiap harinya.
Ø     Probing and Port Scanning

Salah satu langkah yang dilakukan cracker sebelum masuk ke server yang ditargetkan adalah melakukan pengintaian. Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan ‘’port scanning’’ atau ‘’probing’’ untuk melihat servis-servis apa saja yang tersedia di server targetmenjalankan program web server Apace, mail server Sendmail, dan seterusnya. Analogi hal ini dengan dunia nyata adalah dengan melihat-lihat apakah pintu rumah anda terkunci, merek kunci yang digunakan, jendela mana yang terbuka, apakah memang belum melakukan kegiatan pencurian atau penyerangan, akan tetapi kegiatan yang dilakukan sudah mencurigakan.
Berbagai program yang digunakan untuk melakukan probing atau Port Scanning ini dapat diperoleh secara gratis di internet. Salah satu program yang paling populer adalah ‘’nmap’’ ( untuk sistem yang berbasis UNIX , Linux ) dan ‘’Superscan’’ ( untuk sistem yang berbasis Microsoft Windows ). Selain mengidentifikasi port, nmap juga bahkan dapat mengidentifikasikan jenis operating system yang digunakan.


  SEJARAH PERKEMBANGAN VIRUS KOMPUTER DAN JENIS-JENISNYA

A.                 SEJARAH PERKEMBANGAN VIRUS K OMPUTER
Munculnya komputer pertama kali juga merupakan lahirnya perkembangan virus komputer. Salah satu pembuat komputer dan menciptakan EDVAC ( Elektronik Discrete Variable Automatic Computer ) yang bernama  John Von Newman sekitar  tahun 1949, memaparkan kemungkinan suatu program yang dapat menyebar secara otomatis. Sejarah perkembangan virus komputer diwarnai dengan munculnya berbagai macam jenis virus baru yang semakin canggih dan memiliki dampak yang sangat merugikan bagi pengguna komputer.
Virus pertama kali muncul sekitar tahun 1970, ketika Unix 1108 diganggu dan digerogoti oleh sesuatu yang kemudian diketahui bahwa itu merupakan Virus Pervading Animal. Tak lama setelah virus itu muncul dikabarkan ada virus yang menyerang sistem operasi Tennex yang diketahui itu merupakan virus Creeper. Pada tahun 1981 virus bernama Elk Cloner atau juga dikenal ‘’in the wild’’ yang menyerang sistem operasi Apple DOS 3.3 yang menyebar melalui floopy disk. Tahun 1983 Fred Cohen dalam papernya yang berjudul ‘’Computer Viruses-Theory and Experiments’’ memberikan defenisi pertama mengenai virus komputer dan memaparkan eksperimen yang telah dilakukannya untuk membuktikan konsep dari sebuah virus  komputer.
Bersama dengan Len Adelman, ia menciptakan sebuah contoh virus pada komputer VAX 11/750 dengan sistem operasi Unix. Tahun 1986, sepasang kakak beradik Pakistan, Basid dan Amjad, menciptakan sebuah boot sector virus pertama yang diberi nama Brain. Brain sering kali disebut sebagai virus komputer pertama di dunia.
Sejarah perkembangan virus semakin merajalela mulai tahun 1990. Kemunculan virus sejak saat itu bagaikan jamur di musim yang terus bertambah. Menurut catatan dari wikipedia sejak ditemukan tahun 1970 hingga 1990 tak kurang telah dikenali sekitar 500 jenis virus. Namun pada tahun 1992 jumlah virus berkembang pesat dan telah mencapai 2.300 virus dan naik mencapai  7.500 pada tahun 1994. Hingga tahun 2000 jumlah virus yang berhasil dikenali dan diidentifikasikan mencapai tak kurang dari 50.000 virus.
Tahun 1970 ketika Unix 1108 diganggu dan digerogoti oleh sesuatu yang kemudian diketahui bahwa itu merupakan Virus Pervading Animal. Tak lama setelah virus itu muncul dikabarkan ada virus yang menyerang sistem operasi Tennex yang diketahui itu merupakan Virus Creeper.

B.                 Jenis- jenis Virus pada Komputer
Virus komputer adalah sebuah istilah umum untuk menggambarkan segala jenis serangan terhadap kompuer. Ada beberapa jenis-jenis virus pada komputer, antara lain sebagai berikut:
a)                  Worm ( Cacing Computer )
Sebuah program komputer yang dapat menggandakan dirinya secara sendiri dalam sistem komputer seperti menduplikatkan dirinya sendiri pada harddisk. Ini membuat sumber daya komputer ( harddisk ) menjadi penuh akan worm itu.
Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dengan memanfaatkan jaringan ( LAN / WAN / Internet ) tanpa perlu ikur campur tangan dari user itu sendiri. Worm tidak seperti virus komputer biasa, yang menggandakan dirinya dengan cara menyisipkan program dirinya pada program yang ada dalam komputer tersebut, tapi worm memanfaatkan celah keamanan yang memang terbuka atau lebih dikenal dengan sebutan Vulnerability.
b)                  Trojan
Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan ( malicious software / malware ) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target ( password, kebiasaan user yang tercatat dalam sistem log, data, dan lain-lain ), dan mengendalikan target ( memperoleh hak akses pada target ).
Trojan juga dapat menginfeksi sistem ketika pengguna mengunduh aplikasi ( seringnya berupa game komputer ) dari sumber yang tidak dipercayaidalam jaringan internet. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat memiliki kode Trojan yang diintegrasikan dalam dirinya dan mengizinkan seorang cracker untuk dapat mengacak-ngacak sistem yang bersangkutan. Mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuet Trojan itu sendiri.
c)                   Spyware
Virus yang memantau komputer yang terinfeksi. Spyware merupakan turunan dari perangkat lunak beriklan yang memantau kebiasaan pengguna dalam melakukan penjelajahan Internet untuk mendatangkan segudang iklan kepada pengguna.
Tetapi, karena perangkat lunak beriklan kurang begitu berbahaya ( tidak melakukan Pencurian data ), Spyware melakukannya dan mengirimkan hasil yang is kumpulkan kepada pembuatnya ( Perangkat lunak beriklan umumnya hanya mengirimkan data kepada perusahaan marketing ).
d)                  Backdoor
Dalam keamanan sistem komputer, hampir sama dengan Trojan. Namun, Backdoor biasanya menyerupai file yang baik-baik saja. Misalnya game, merujuk kepada mekanisme yang dapat digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan, selain dari mekanisme yang umum digunakan ( melalui proses logon atau proses autentikasi lainnya ). Disebut juga sebagai Backdoor.
e)                   Rogue
Merupakan program yang meniru program anti virus dan menampilkan aktivitas layaknya anti virus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program anti virus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut. Rogue juga dapat membuka celah keamanan dalam komputer guna mendatangkan virus lain.
f)                    Rookit
Kumpulan perangkat lunak yang bertujuan untuk menyembunyikan proses, berkas dan data sistem yang sedang berjalan dari  sebuah sistem operasi tempat dia bernaung. Kit-akar ( Rookit ) awaalnya berupa aplikasi yang tidak berbahaya, tetapi belakangan ini telah banyak digunakan oleh perangkat perusak yang ditujukan untuk membantu penyusup menjaga tindakan mereka yang ke dalam sistem agar tidak terlacak.
Kit-akar hadir di baragam sistem operasi, seperti Linux, Solaris dan Microsoft Windows. Kit-akar ini sering mengubah bagian dari sistem operasi dan juga memasang dirinya sendiri sebagai penggerak atau modul inti.
g)                  Polymorphic Virus

Virus yang gemar berubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi.

h)                  Metamorphic Virus

Virus yang mengubah pengkodeannya sendiri agar lebih sulit dideteksi.

                 Ada 10 jenis virus komputer yang lainnya yang paling berbahaya. Serangan virus merupakan salah satu hal yang sangat tidak diinginkan dalam komputer, selain dapat menghilangkan file maupun aplikasi pada komputer, virus juga dapat membuat komputer tidak bisa bertahan lama ( rusak ).
Berikut ini adalah 10 jenis  virus komputer yang paling berbahaya,  antara lain :

1.                   Discusx. Vbs

Virus VBS Script yang satu ini, memiliki ukuran sekitar 4.800 bytes. Dia akan mencoba menginfeksi di beberapa drive di komputer anda, termasuk drive flash disk, yang jika terinfeksi akan membut file autorun.inf dan system 32 sys.vbs pada root drive tersebut. Selain itu, ia pun akan mengubah caption dari internet.
2.                   Reva. Vbs

Virus jenis VBS Script yang lumayan banyak dikeluhkan oleh beberapa pembaca. Ia akan mencoba menyebarkan dirinya ke setiap drive di komputer anda termasuk drive flash disk. Pada drive terinfeksi akan terdapat file Reva.Vbs, Autorun.inf, dan Shaheedan.
3.                   Xfly

PC Media Antivirus mengenali dua varian dari virus ini, yakni Xfly.A dan Xfly.B sama seperti kebanyakan virus lokal lainnya, ia dibuat menggunakan Visual Basic. Memiliki ukuran tubuh sebesar 143.360 bytes tanpa di compress. Dan ia dapat menyamar sebagai folder, file MP3 Win Amp atau yang lainnya dengan cara mengubah secara langsung resource icon yang ada pada tubuhnya. Ini akan lebih menyukarkan user awam dalam mengenalinya.
Pada komputer terinfeksi, saat menjalankan Internet Explorer, captionnya akan berubah menjadi  ‘’x-fly’’, dan saat memulai Windows pun akan muncul pesan dari si pembuat virus pada default browser, atau setiap waktu menunjukkan pukul 12:30, 16:00, atau 20:00, virus ini pun pura-pura akan menampilkan layar hitam yang juga berisi pesan dari si pembuat virus.
4.                   Explorea

Virus yang di compile menggunakan Visual Basic ini hadir dengan ukuran sekitar 167.936 bytes tanpa di compress. Menggunakan icon mirip folder standar Windows untuk mengelabui korbannya. Virus ini akan menyerang Registry Windows anda dengan mengubah default open dari beberapa extension, seperti LNK, PIF, BAT, dan COM. Pada komputer terinfeksi di saat-saat tertentu terkadang muncul pesan error. Contohnya pada saat membuka System Properties.
5.                   Gen. FFE

Gen. FFE atau pembuatnya menamakan Fast Firus Engine merupakan salah satu program Virus generator buatan lokal. Dengan adanya menggunakan program ini, tidak dibutuhkan waktu lama untuk dapat menciptakan virus / varian baru.
Virus hasil keluaran program ini menggunakan icon mirip gambar folder standar bawaan dari Windows. Iapun akan mem-blog akses ke Task-Manager, Command Prompt, serta menghilangkan beberapa menu di Start Menu. Ia juga akan membaca caption dari program yang aktif, apabila teerdapat string yang berhubungan dengan anti virus, maka program tersebut akan segera di tutup olehnya.
6.                   Hampa

Virus yang juga dibuat menggunakan Visual Basic dan ber-icon kan folder ini memiliki ukuran tubuh sekitar 110.592 bytes, tanpa di compress. Banyak sekali perubahan yang ia buat pada Windows, seperti Registry, File System, dan lain sebagainya yang bahkan dapat menyebabkan Windows tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Pada komputer yang terinfeksi oleh virus ini, saat memulai Windows akan muncul pesan dari si pembuat virus.
7.                   Raider.Vbs

Virus jenis VBS Script ini berukuran sekitar 10.000 bytes, jika file virus dibuka dengan Notepad. Misalnya, maka tidak banyak string yang boleh di baca karena dalam keadaan ter-enkripsi. Pada Registry, ia pun memberikan pengenal dengan membuat key baru di HKLM / Software dengan nama sama seperti nama pada Computer Name, dengan isinya berupa String Value seperti nama virus tersebut yaitu Raider, serta tanggal komputer tersebut kali pertama terinfeksi.
8.                   Forris Waitme

Virus yang dibuat dengan Visual Basic ini menggunakan icon mirip folder standard Windows untuk melakukan penyamarannya. Beberapa ulahnya adalah menukar fungsi tombol mouse kiri dengan kanan, menghilangkan menu Folder Options, membuat file pesan ‘’ baca saya.txt’’ pada drive terinfeksi, dan masih ada yang lainnya.
9.                   Pray

Virus lokal ini dibuat menggunakan Visual  Basic. Untuk varian Pray A tidak memiliki icon, sementara untuk varian Pray B menggunakan icon mirip Windows Explorer. Jika komputer terinfeksi oleh virus ini, saat penunjuk waktu di komputer tersebut menunjukkan pukul 05:15, 13:00, 16:00 dan 19:45, maka virus ini akan menapilkan pesan yang mengingatkan user untuk melakukan shalat.
10.               Rian.Vbs

        Virus VBS Script ini memiliki ukuran 3788 bytes. Saat menginfeksi, is akan menciptakan file baru autorun.inf dan Rian dan lain-lain. VBS pada setiap root drive yang terpasang di komputer korban ternasuk Flash Disk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar